Skripsi ini berjudul “Implementasi
Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di
Kabupaten Lombok Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui
pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Lombok Timur seperti amanat
UU No. 14/2008 dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mendorong
dan menghambat implementasi UU No. 14/2008 oleh instansi pemerintahan di Kabupaten
Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dalam
pengumpulan data yang diperlukan dilakukan dengan teknik wawancara, observasi
dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa
kualitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu
menggunakan teknik purpose sampling. Ada tiga jenis Informasi yang seharusnya
disediakan oleh instansi pemerintah yaitu Informasi serta merta, Informasi
berkala dan Informasi yang tersedia setiap saat . Dari hasil penelitian dapat
dilihat bahwa Pelaksanaan keterbukaan informasi publik oleh instansi pemerintah
di Kabupaten Lombok Timur seperti amanat UU No. 14/2008 belum berjalan dengan
baik, karena masih ada ketidakjelasan kewenangan dalam pengelolaan informasi
publik, PPID yang ditunjuk belum menjalankan tugas dan wewenangnya secara
maksimal serta masih menjalankan tugas lain di luar aturan UU No.14/2008, tidak
ada daftar informasi publik yang ada di bawah penguasaan instansi publik, tidak
ada meja informasi, dan tidak diberdayakannya situs resmi milik pemerintah
daerah Kabupaten Lombok Timur padahal media online seperti itu memenuhi
kriteria mudah diakses, murah biaya, dan cepat. Faktor-faktor yang mendorong
implementasi UU No.14/2008 oleh instansi pemerintah daerah Kabupaten Lombok
Timur adalah tuntutan masyarakat intelektual dan punishment. Sedangkan faktor Penghambatnya
adalah kurangnya pengetahuan mengenai UU No.14/2008, kurangnya kemauan untuk
melaksanakan, belum ada komisi informasi di daerah, belum ada kejelasan
pembagian kewenangan pengelola informasi publik dan sumberdaya yang masih sangat
terbatas.
blog kanak sakre
mivo.tv
Minggu, 06 September 2015
ABSTRAK uu no 36 tahun 2009
ABSTRAK
Sebagaimana telah diamanatkan dalam
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H ayat (1) bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan
hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.Dalam realita
yang ada sering kali terdapat masalah kesenjangan dalam pelayanan kesehatan bagi warga miskin dan/atau tidak mampu dengan
warga mampu.
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H ayat (1) bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan
hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.Dalam realita
yang ada sering kali terdapat masalah kesenjangan dalam pelayanan kesehatan bagi warga miskin dan/atau tidak mampu dengan
warga mampu.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian
ini adalah (1) Bagaimana bentuk regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. (2) Bagaimana implementasi regulasi
jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Daerah
Kabupaten Lombok Timur.(3) Bagaimana hambatan dalam implementasi regulasi jaminan
sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. Tujuan penelitian ini agar mengetahui
bentuk, implementasi, dan hambatan dalam regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Daerah
Kabupaten Lombok Timur.
ini adalah (1) Bagaimana bentuk regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. (2) Bagaimana implementasi regulasi
jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Daerah
Kabupaten Lombok Timur.(3) Bagaimana hambatan dalam implementasi regulasi jaminan
sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. Tujuan penelitian ini agar mengetahui
bentuk, implementasi, dan hambatan dalam regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Daerah
Kabupaten Lombok Timur.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan
yuridis empiris. Sumber data peneltitian ini adalah (a) Wawancara Petugas Dinas
Kesehatan Daerah Kabupaten Lombok Timur dan warga miskin pengguna layanan jamkesda.
(b) Studi kepustakaan dari buku-buku dan artikel-artikel ilmiah mengenai
hukum kesehatan.Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan tahapan telaah data,
reduksi data, penyusunan satuan, keabsahan data dan
kesimpulan dengan teknik
triangulasi.
yuridis empiris. Sumber data peneltitian ini adalah (a) Wawancara Petugas Dinas
Kesehatan Daerah Kabupaten Lombok Timur dan warga miskin pengguna layanan jamkesda.
(b) Studi kepustakaan dari buku-buku dan artikel-artikel ilmiah mengenai
hukum kesehatan.Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan tahapan telaah data,
reduksi data, penyusunan satuan, keabsahan data dan
kesimpulan dengan teknik
triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi jaminan pelayanan
kesehatan bagi warga miskin di wilayah Daerah Kabupaten Lombok Timur adalah Undang-Undang
Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009, Peraturan Daerah Kabupaten
Lombok Timur Nomor 11 Tahun 2014 dan Peraturan. Implementasi dari regulasi tersebut
diwujudkan dalam program jaminan kesehatan masyarakat Daerah Kabupaten Lombok
Timur, yang dirasakan oleh masyarakat miskin sangat bermanfaat dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan bagi dirinya. Hambatan yang
dialami oleh pihak pemberi pelayanan kesehatan maupun warga miskin secara umum mengenai
proses administrasi yang dianggap
cukup rumit.
kesehatan bagi warga miskin di wilayah Daerah Kabupaten Lombok Timur adalah Undang-Undang
Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009, Peraturan Daerah Kabupaten
Lombok Timur Nomor 11 Tahun 2014 dan Peraturan. Implementasi dari regulasi tersebut
diwujudkan dalam program jaminan kesehatan masyarakat Daerah Kabupaten Lombok
Timur, yang dirasakan oleh masyarakat miskin sangat bermanfaat dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan bagi dirinya. Hambatan yang
dialami oleh pihak pemberi pelayanan kesehatan maupun warga miskin secara umum mengenai
proses administrasi yang dianggap
cukup rumit.
Saran penulis seharusnya adanya pembaharuan peraturan Daerah
Kabupaten Lombok Timur secara khusus sebagai pedoman pelaksanaan pelayanan kesehatan
bagi warga miskin. Perlu adanya sosialisasi secara intensif terkait proses-proses
administrasi penggunaan layanan jamkesda mengingat sumber daya manusia
kaum miskin masih rendah.
Kabupaten Lombok Timur secara khusus sebagai pedoman pelaksanaan pelayanan kesehatan
bagi warga miskin. Perlu adanya sosialisasi secara intensif terkait proses-proses
administrasi penggunaan layanan jamkesda mengingat sumber daya manusia
kaum miskin masih rendah.
Kata Kunci : Jaminan Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Lotim
ABSTRAK uu no 36 tahun 2009
ABSTRAK
Sebagaimana telah diamanatkan dalam
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H ayat (1) bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan
hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.Dalam realita
yang ada sering kali terdapat masalah kesenjangan dalam pelayanan kesehatan bagi warga miskin dan/atau tidak mampu dengan
warga mampu.
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H ayat (1) bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan
hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.Dalam realita
yang ada sering kali terdapat masalah kesenjangan dalam pelayanan kesehatan bagi warga miskin dan/atau tidak mampu dengan
warga mampu.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian
ini adalah (1) Bagaimana bentuk regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. (2) Bagaimana implementasi regulasi
jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Daerah
Kabupaten Lombok Timur.(3) Bagaimana hambatan dalam implementasi regulasi jaminan
sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. Tujuan penelitian ini agar mengetahui
bentuk, implementasi, dan hambatan dalam regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Daerah
Kabupaten Lombok Timur.
ini adalah (1) Bagaimana bentuk regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. (2) Bagaimana implementasi regulasi
jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Daerah
Kabupaten Lombok Timur.(3) Bagaimana hambatan dalam implementasi regulasi jaminan
sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. Tujuan penelitian ini agar mengetahui
bentuk, implementasi, dan hambatan dalam regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Daerah
Kabupaten Lombok Timur.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan
yuridis empiris. Sumber data peneltitian ini adalah (a) Wawancara Petugas Dinas
Kesehatan Daerah Kabupaten Lombok Timur dan warga miskin pengguna layanan jamkesda.
(b) Studi kepustakaan dari buku-buku dan artikel-artikel ilmiah mengenai
hukum kesehatan.Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan tahapan telaah data,
reduksi data, penyusunan satuan, keabsahan data dan
kesimpulan dengan teknik
triangulasi.
yuridis empiris. Sumber data peneltitian ini adalah (a) Wawancara Petugas Dinas
Kesehatan Daerah Kabupaten Lombok Timur dan warga miskin pengguna layanan jamkesda.
(b) Studi kepustakaan dari buku-buku dan artikel-artikel ilmiah mengenai
hukum kesehatan.Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan tahapan telaah data,
reduksi data, penyusunan satuan, keabsahan data dan
kesimpulan dengan teknik
triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi jaminan pelayanan
kesehatan bagi warga miskin di wilayah Daerah Kabupaten Lombok Timur adalah Undang-Undang
Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009, Peraturan Daerah Kabupaten
Lombok Timur Nomor 11 Tahun 2014 dan Peraturan. Implementasi dari regulasi tersebut
diwujudkan dalam program jaminan kesehatan masyarakat Daerah Kabupaten Lombok
Timur, yang dirasakan oleh masyarakat miskin sangat bermanfaat dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan bagi dirinya. Hambatan yang
dialami oleh pihak pemberi pelayanan kesehatan maupun warga miskin secara umum mengenai
proses administrasi yang dianggap
cukup rumit.
kesehatan bagi warga miskin di wilayah Daerah Kabupaten Lombok Timur adalah Undang-Undang
Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009, Peraturan Daerah Kabupaten
Lombok Timur Nomor 11 Tahun 2014 dan Peraturan. Implementasi dari regulasi tersebut
diwujudkan dalam program jaminan kesehatan masyarakat Daerah Kabupaten Lombok
Timur, yang dirasakan oleh masyarakat miskin sangat bermanfaat dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan bagi dirinya. Hambatan yang
dialami oleh pihak pemberi pelayanan kesehatan maupun warga miskin secara umum mengenai
proses administrasi yang dianggap
cukup rumit.
Saran penulis seharusnya adanya pembaharuan peraturan Daerah
Kabupaten Lombok Timur secara khusus sebagai pedoman pelaksanaan pelayanan kesehatan
bagi warga miskin. Perlu adanya sosialisasi secara intensif terkait proses-proses
administrasi penggunaan layanan jamkesda mengingat sumber daya manusia
kaum miskin masih rendah.
Kabupaten Lombok Timur secara khusus sebagai pedoman pelaksanaan pelayanan kesehatan
bagi warga miskin. Perlu adanya sosialisasi secara intensif terkait proses-proses
administrasi penggunaan layanan jamkesda mengingat sumber daya manusia
kaum miskin masih rendah.
Kata Kunci : Jaminan Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Lotim
ABSTRAK
Sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28
H ayat (1) bahwa setiap orang
berhak
hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat
tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup
yang baik dan sehat serta berhak memperoleh
pelayanan kesehatan.Dalam realita yang ada sering kali terdapat masalah
kesenjangan dalam pelayanan kesehatan bagi warga miskin dan/atau tidak mampu
dengan warga mampu.
H ayat (1) bahwa setiap orang
berhak
hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat
tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup
yang baik dan sehat serta berhak memperoleh
pelayanan kesehatan.Dalam realita yang ada sering kali terdapat masalah
kesenjangan dalam pelayanan kesehatan bagi warga miskin dan/atau tidak mampu
dengan warga mampu.
Permasalahan
yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana bentuk
regulasi jaminan sosial terhadap
pelayanan kesehatan
bagi warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. (2) Bagaimana implementasi regulasi jaminan sosial terhadap
pelayanan kesehatan bagi warga miskin
di Daerah Kabupaten Lombok Timur.(3) Bagaimana hambatan dalam implementasi regulasi
jaminan sosial terhadap
pelayanan kesehatan bagi warga miskin
di Daerah Kabupaten Lombok Timur. Tujuan penelitian
ini agar mengetahui bentuk, implementasi, dan hambatan dalam regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur.
yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana bentuk
regulasi jaminan sosial terhadap
pelayanan kesehatan
bagi warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur. (2) Bagaimana implementasi regulasi jaminan sosial terhadap
pelayanan kesehatan bagi warga miskin
di Daerah Kabupaten Lombok Timur.(3) Bagaimana hambatan dalam implementasi regulasi
jaminan sosial terhadap
pelayanan kesehatan bagi warga miskin
di Daerah Kabupaten Lombok Timur. Tujuan penelitian
ini agar mengetahui bentuk, implementasi, dan hambatan dalam regulasi jaminan sosial terhadap pelayanan kesehatan bagi
warga miskin di Daerah Kabupaten Lombok Timur.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan
yuridis empiris. Sumber data peneltitian ini adalah (a) Wawancara
Petugas Dinas Kesehatan Daerah
Kabupaten Lombok Timur dan warga miskin pengguna
layanan jamkesda. (b) Studi kepustakaan dari buku-buku
dan artikel-artikel ilmiah
mengenai hukum kesehatan.Untuk menganalisa data, peneliti
menggunakan
tahapan
telaah
data,
reduksi data, penyusunan satuan, keabsahan data dan kesimpulan
dengan
teknik
triangulasi.
yuridis empiris. Sumber data peneltitian ini adalah (a) Wawancara
Petugas Dinas Kesehatan Daerah
Kabupaten Lombok Timur dan warga miskin pengguna
layanan jamkesda. (b) Studi kepustakaan dari buku-buku
dan artikel-artikel ilmiah
mengenai hukum kesehatan.Untuk menganalisa data, peneliti
menggunakan
tahapan
telaah
data,
reduksi data, penyusunan satuan, keabsahan data dan kesimpulan
dengan
teknik
triangulasi.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa regulasi
jaminan pelayanan kesehatan bagi warga miskin di wilayah Daerah
Kabupaten Lombok Timur adalah Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 36 tahun
2009, Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur
Nomor 11 Tahun 2014 dan Peraturan. Implementasi dari regulasi
tersebut diwujudkan dalam
program jaminan kesehatan masyarakat Daerah Kabupaten Lombok Timur, yang dirasakan oleh masyarakat miskin sangat bermanfaat dalam pemenuhan
kebutuhan
kesehatan bagi dirinya. Hambatan
yang dialami oleh pihak
pemberi pelayanan kesehatan maupun
warga miskin secara umum mengenai proses
administrasi
yang
dianggap
cukup
rumit.
penelitian menunjukkan bahwa regulasi
jaminan pelayanan kesehatan bagi warga miskin di wilayah Daerah
Kabupaten Lombok Timur adalah Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 36 tahun
2009, Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur
Nomor 11 Tahun 2014 dan Peraturan. Implementasi dari regulasi
tersebut diwujudkan dalam
program jaminan kesehatan masyarakat Daerah Kabupaten Lombok Timur, yang dirasakan oleh masyarakat miskin sangat bermanfaat dalam pemenuhan
kebutuhan
kesehatan bagi dirinya. Hambatan
yang dialami oleh pihak
pemberi pelayanan kesehatan maupun
warga miskin secara umum mengenai proses
administrasi
yang
dianggap
cukup
rumit.
Saran
penulis seharusnya adanya pembaharuan peraturan
Daerah Kabupaten Lombok Timur secara khusus sebagai pedoman pelaksanaan pelayanan
kesehatan bagi
warga miskin. Perlu adanya sosialisasi
secara intensif terkait
proses-proses administrasi
penggunaan layanan jamkesda
mengingat sumber
daya
manusia kaum miskin masih rendah.
penulis seharusnya adanya pembaharuan peraturan
Daerah Kabupaten Lombok Timur secara khusus sebagai pedoman pelaksanaan pelayanan
kesehatan bagi
warga miskin. Perlu adanya sosialisasi
secara intensif terkait
proses-proses administrasi
penggunaan layanan jamkesda
mengingat sumber
daya
manusia kaum miskin masih rendah.
: Jaminan Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Lotim
Langganan:
Komentar (Atom)